Minggu, 20 Maret 2011

“Tsunami Jepang” Ancam Pengguna Internet

Add caption

Gempa bumi berkekuatan 9 skala richter yang disusul tsunami dahsyat menimpa Jepang akhir pekan lalu. Sontak kabar tersebut langsung beredar di dunia maya dan juga lewat situs jejaring serta media sosial.

Sayangnya, kasus-kasus bencana besar seperti itu kerap dimanfaatkan oleh penjahat cyber. Spammer berpura-pura mewakili lembaga amal atau organisasi pemerintah dalam meminta bantuan finansial.

Menurut perusahaan pengamat keamanan internet Symantec, saat ini telah muncul beberapa scam email, misalnya yang ditandai dengan subjek ‘URGENT’ dan memohon “bantuan keuangan” atau email phishing yang meminta sumbangan untuk rehabilitasi mereka yang dilanda musibah.

“Kami telah menemukan pesan 419 klasik yang memanfaatkan bencana Jepang,” kata Eric Park, peneliti keamanan dari Symantec, seperti dikutip dari ComputerWorld, 18 Maret 2011. “Pesan ini merupakan cerita palsu dengan tujuan mencairkan uang jutaan dolar milik korban gempa bumi dan tsunami,” sebutnya.

Selain spam, dalam beberapa jam pertama gempa bumi dan tsunami, muncul pula lebih dari 50 domain dengan nama “Japan tsunami” atau “Japan earthquake”.

“Domain-domain ini tersedia untuk dilelang atau terhubung ke situs-situs gempa bumi,” sebut Park. “Domain-domain ini mungkin digunakan dalam serangan phishing atau spam,” ucapnya.

Sebelumnya, dari pengamatan Symantec, ketika bencana seperti ini terjadi, terjadi kenaikan serangan jahat secara tiba-tiba dalam bentuk sisipan cabul dan file dengan ekstensi *.zip yang tersimpan dalam spam yang dikirim oleh penyerang jenis predator dan “link-jacking” dalam jejaring sosial.

“Kita mungkin melihat lebih banyak scam seperti itu dalam minggu-minggu mendatang,” sebut Park. “Meski hati kita tersentuh melihat dampak bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya itu, kami tetap menganjurkan Anda untuk berhati-hati terhadap unsur penipuan yang mungkin ada."

Anda yang ingin memberikan bantuan sebaiknya menghubungi saluran-saluran resmi dan aman sehingga bantuan tersebut sampai ke penerima yang dituju. (kd)

sumber: vivanews

Rabu, 02 Maret 2011

Cara Baru Memperpanjang Daya Tahan Baterai Ponsel Menggunakan Virus


Baterai sekarang ini masih merupakan permasalahan penting untuk sejumlah pengguna ponsel. Seringkali di tengah kegiatan baterai medadak ngedrop. Beruntung jikalau Anda menenteng charger, tetapi betapa repotnya jika Anda lupa membawa charger.

Sejumlah ilmuwan sekarang ini sedang mengembangkan sejumlah cara yang bisa mendukung menanggulangi permasalahan daya tahan baterai pada ponsel. Ilmuwan di University of Maryland, School of Engineering and College of Agriculture and Natural Resources, A. James Clark mengklaim mendapatkan metode terbaru buat menambah ‘umur baterai lithium pada smartphone.Caranya? ia mengembangkan sebuah baterai yang sudah diinjeksi beserta virus asal tanaman tembakau.

Sesuai penelitiannya, virus itu diklaim dapat memperpanjang daya tahan baterai sampai 10 kali lipat mengenai daya tahan normal. Sebagaimana dilansir Geek. Virus yang ditanam pada baterai adalah virus mosaik tembakau (TMV) yang menyerang tembakau dan berbagai macam sayuran.

TMV adalah virus yang sangat baik untuk proses pembaharuan diri, dan para peneliti telah menggunakannya untuk memasukkannya ke dalam baterai lithium ion. Bentuk batang kecil dari TMV dilapisi dalam film tipis konduktif yang kemudian menjadi baterai. Namun struktur TMV dikenal sangat rumit.

Penemuan ini diharapkan dapat membantu sejumlah industri yang memproduksi sejumlah produk yang menggunakan tenaga baterai di kemudian hari. Termasuk untuk pengembangan mobil listrik.

sumber : wihans.web.id

Selasa, 25 Januari 2011

Makhluk Penghuni Dasar Laut Terdalam

Laut dalam, di mana manusia biasa tidak bisa hidup, banyak hewan-hewan yang menakjubkan. 
Puncak Gunung Everest, yang berada di ketinggian 8.848 meter merupakan titik tertinggi yang ada di planet Bumi. Lalu, di manakah titik terendah yang ada di permukaan bumi?

Dengan kedalaman mencapai 11.030 meter di bawah permukaan laut, palung Mariana merupakan kawasan terendah di permukaan Bumi. Palung ini berada di samudera Pasifik, di sekitar timur laut Indonesia atau selatan Jepang.

Saking dalamnya, tekanan air di dasar palung itu mencapai 8 ton per inci persegi. Artinya, ada beban seberat 8 ton yang ditampung oleh ruang seluas 1 inci persegi.

Sebagai gambaran, di permukaan laut, tekanan udara yang mengelilingi tubuh kita adalah 15 pound atau 0,0075 ton per inci persegi. Manusia tanpa perlengkapan pernafasan bantuan tak akan mampu bertahan pada tekanan 355 pound atau 0,1775 ton per inci persegi. Apalagi 8 ton.

Lalu, adakah kehidupan di kedalaman laut seperti itu? Ternyata ada, dan luar biasa indahnya. Berikut foto: Misteri Hewan Laut Dalam.


Sebagai contoh, paraliparis Copei Copei. Ia hidup di kedalaman 200 – 1692 meter. Ukurannya 17cm. Hewan lain, misalnya Glowing Sucker Octopus (Stauroteuthis Syrtensis) hidup di kedalaman 2500 meter. Ukurannya bisa mencapai 50cm.

Dumbo Octopus (Grimpoheuthis), bisa hidup di kedalaman 300-5000 meter. Ukuran hingga hewan ini mencapai 150 cm. Ada pula Hirondellea gigas yang bisa hidup di kedalaman 10.900 m, dan masih banyak lagi.  (Frozenly.com, Edliadi)

Senin, 17 Januari 2011

Awas, Stuxnet Juga Ancam Windows 7



Sejak tahun lalu, ancaman Stuxnet menjadi pembicaraan dunia dan para analisis serta vendor keamanan komputer. Membahayakan karena aksinya menembus sistem keamanan komputer berplatform SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) buatan perusahaan Siemens, sebuah sistem yang digunakan pada infrastruktur industri dan pabrik.

Berdasarkan statistik hingga akhir September 2010, Iran menjadi target serangan terbesar dengan persentase 52,2 persen, kemudian diikuti oleh Indonesia 17,4 persen, dan India 11,3 persen. Hal ini pula yang memicu dugaan bahwa Stuxnet dirancang untuk menyerang Iran khususnya infrastruktur industri dan pabrik seperti tenaga nuklir, dan lain-lain.

Tapi, jangan lengah karena sebenarnya Stuxnet juga mengancam jaringan dan komputer biasa yang tidak kalah berbahaya. Hati-hati khususnya buat Anda pengguna Windows Vista dan Windows 7. Stuxnet terbukti mampu membypass UAC (User Access Control) di Windows sehingga menjadikannya sakti mandraguna dan mampu menginfeksi dua sistem operasi tersebut.

Stuxnet yang pertama kali ditemukan Vaksincom, penyedia solusi keamanan di Indonesia, pada pertengahan Juni 2010, Stuxnet justru bukan menyerang SCADA. Serangan yang dilakukan menyerang komputer Windows yang bertujuan menggelembungkan harddisk seluruh komputer korbannya sehingga berapapun besarnya harddisk yang dimiliki, jika terinfeksi virus ini akan kehabisan tempat alias Low Disk Space.

Selain menyebabkan Low Disk Space, Stuxnet juga mematikan Print Sharing, membuat crash program aplikasi internal, sampai membuat komputer menjadi hang dan koneksi jaringan terputus.

Gilanya lagi, dalam menjalankan aksinya Stuxnet mengeksploitasi 5 celah keamanan Windows, termasuk kemampuan mem-bypass perlindungan UAC (User Access Control) yang sempat digembar-gemborkan sebagai perlindungan baru yang dapat memblok virus baru, sehingga notabene Windows Vista dan Windows 7 menjadi rentan terhadap serangan ini.

Manfaatkan Celah Windows

Masih ingatkah anda dengan worm Conficker yang menyerang pada akhir tahun 2008? Dan hingga saat ini penyebarannya masih saja belum habis di seluruh dunia. Worm ini mampu "mempermalukan" Microsoft, karena telah sanggup menginfeksi hampir seluruh platform Windows dengan hanya menyerang vulnerability dari Windows Server Service/RPC (MS08-067).

Lalu bagaimana dengan worm Stuxnet ? Worm Stuxnet sangat jelas merupakan salah satu worm yang menyerang sistem operasi dari Microsoft dan seperti halnya worm Conficker juga menyerang hampir seluruh platform Windows (baik itu perusahaan maupun individu / perorangan). Jadi, terlepas atau tidak sebuah perusahaan maupun individu menggunakan atau tidak menggunakan system SCADA akan tetap mendapatkan serangan dan efek dari worm Stuxnet. Hebatnya lagi, worm Stuxnet tidak hanya memanfaatkan celah keamanan RPC seperti Conficker tetapi juga menyerang 4 vulnerability dari Windows yang lain.

Beberapa celah keamanan yang ternyata sanggup dimanfaatkan oleh worm Stuxnet yaitu sebagai berikut :

· Windows Server Service / RPC (MS08-067) Dengan teknik yang sama seperti worm Conficker, memanfaatkan sistem Windows yang tidak update worm akan dengan mudah menginfeksi komputer.

· Windows Shell Icon Handler / LNK (MS10-046) Stuxnet merupakan salah satu worm yang memanfaatkan celah ini. Dengan memanfaatkan file shortcut, worm menginfeksi komputer dengan mudah.

· Windows Print Spooler / Spoolsv (MS10-061) Banyak kasus-kasus yang terjadi menurut pengamatan Vaksincom komputer menjadi bermasalah dengan Print Server atau share printer. Dan ternyata, worm Stuxnet juga mengeksploitasi Print Spooler dalam aksinya.

· Windows Win32K Layout Module (MS10-073) Salah satu celah baru dari Windows yang berhasil dilewati oleh Stuxnet. Dengan memanfaatkan file w32k.sys dan menginjeksinya, maka worm Stuxnet dapat memiliki hak administrator dan dengan mudah menginfeksi komputer sekalipun "digembar-gemborkan" memiliki perlindungan tambahan terhadap serangan virus atau lebih kebal virus.

· Windows Task Scheduler Celah ini digunakan untuk menembus sistem baru dari Windows Vista dan Windows 7 yaitu UAC (User Account Control). Dengan membuat file schedule task agar dengan mudah menginfeksi komputer. (Kabar buruknya, pada saat artikel ini dibuat celah ini belum disediakan patch dari Microsoft).

Sumber : Vaksincom

Kamis, 13 Januari 2011

Apple Siapkan iPhone Bertenaga Surya

Apple mematenkan sistem untuk teknologi berbasis tenaga surya yang bisa diimplementasikan pada perangkat portabel dan telepon genggamnya. Ke depan, sejumlah produk baru Apple tidak lagi ditenagai dengan energi kimia atau baterai, melainkan energi alternatif dari cahaya matahari.


Meski iPhone bertenaga surya akan memakan waktu lama untuk meluncur secara komersial, mungkin masih beberapa tahun lagi. Setidaknya kini sudah ada ide atau fakta menarik yang mengatakan bahwa Apple sudah mematenkan teknologi tersebut.
Inisiatif Steve Jobs cs ini sekaligus menunjukkan bahwa Apple perlahan-pelan berhasil membuat terobosan dengan memanfaatkan energi alternatif sebagai sumber daya pada ponsel dan tablet PC di masa depan.

Di samping itu, paten baru Apple ini juga diharapkan dapat melepas ketergantungan para konsumen dari pengisian daya melalui kabel listrik beberapa tahun ke depan. Karena paten tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai perangkat, meliputi ponsel, laptop, hingga komputer tablet secara luas.

VIVAnews kutip dari Tech Radar, Kamis 13 Januari 2011, aspek kunci dari paten baru Apple ini terletak pada sirkuit kontrol power yang duduk di antara sel surya dan baterai perangkat. Ia akan memantau sekaligus mengontrol tingkat power yang dibangkitkan dari sel surya, di mana energi yang diperoleh tentu saja akan berubah-ubah tergantung pada cuaca atau iklim.

Topik ini memang masih terlalu dini untuk didiskusikan. Lagi pula, perusahaan berlogo buah apel itu masih enggan mengeluarkan keterangan resmi seputar paten barunya ini. Tetapi, jika paten ini berhasil dikembangkan menjadi sebuah energi alternatif komersial untuk produk iPhone atau iPad anda di masa depan, maka ini akan menjadi tonggak sejarah baru di dunia pengisian daya yang ramah lingkungan.

sumber: vivanews

Senin, 03 Januari 2011

baru

2011, BlackBerry PlayBook Tantang iPad 2

Di tahun 2011, sejumlah analis meramalkan pasar komputer tablet akan menjadi sorotan utama di kancah gadget dan teknologi. Kedatangan BlackBerry PlayBook kelihatannya benar-benar akan menjadi ancaman serius bagi Apple. Menarik untuk disimak. Apalagi Steve Jobs kabarnya tengah bersiap-siap untuk meluncurkan suksesor iPad.




Tahun 2010 bisa dibilang sebagai tahun komputer tablet. Apple iPad memang bukan komputer tablet pertama, tapi ialah produk pertama yang membuat tablet PC menjadi produk konsumen mainstream.

Keberhasilan Apple bersama iPad, yang sukses terjual tiga juta dalam 80 hari pertama pada Januari tahun lalu, merangsang vendor-vendor lain untuk menghadirkan produk-produk sejenis untuk mengisi ceruk pasar di jagat komputer tablet.

Sejauh ini, pesaing kuat iPad berasal dari Korea Selatan, yakni Samsung Galaxy Tab. Namun, Apple sebentar lagi benar-benar akan kedatangan pesaing serius di dunia komputer tablet. Siapa dia? BlackBerry PlayBook.


Disebut-sebut akan rilis tahun ini, PlayBook muncul dengan layar lebih compact dari iPad, yakni hanya 7-inci, dibandingkan layar iPad sebesar 9,7-inci. Dan, di dalam video demonya, PlayBook tampak jauh lebih cepat dan taktis.

Namun, sulit untuk membuktikan performa PlayBook tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Lagipula, PlayBook diluncurkan tidak untuk bersaing dengan iPad, tetapi iPad 2, suksesor versi sebelumnya yang desas-desusnya akan keluar sekitar Hari Paskah tahun ini.

Jika rumor itu benar, kabar kedatangan iPad 2 tentu saja menggembirakan. Artinya, Apple akan memperbarui jajaran produk iPad setiap tahun layaknya iPhone dan iPod. iPad versi baru kemungkinan akan datang dengan kualitas layar yang lebih baik.

Ada yang mengatakan suksesor iPad nanti akan beroperasi di jaringan GSM dan CDMA sekaligus. Ada pula desas-desus yang menyebut iPad 2 hadir dengan casing lebih tipis, yang mana akan melalui proses serupa metode konstruksi unibody layaknya ditemui pada perangkat MacBook Pro dan MacBook Air.

Tak hanya itu, iPad 2 kabarnya juga akan membenamkan dual-camera untuk mendukung fitur video call. Namun, belum ada yang berani menjamin rumor tersebut benar adanya.

Menurut laporan lembaga riset Digitimes, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPad 2 (bukan nama resmi dari Apple) sekitar bulan Februari 2011. Tetapi, pemasarannya baru akan dimulai pada April 2011.

sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/197283-2011--blackberry-playbook-tantang-ipad-2

teknologi

Martin Jetpack
Martin Jetpack adalah kendaraan masa depan yang mampu membawa penggunanya melayang ke udara bagaikan James Bond. Sebelumnya seorang penemu asal New Zealand menghabiskan hampir 30 tahun mengembangkan 'pakaian jet' sejenis yang kurang praktis, bernama Bell Rocket Belt, pada tahun 1961.

Namun, Martin Jetpack bisa dikatakan sebagai jetpack pertama yang bisa secara praktis digunakan. Alat ini memiliki frame yang terbuat dari komposit serat karbon, dengan mesin berkapasitas 200 tenaga kuda — bahkan lebih bertenaga dari sedan Honda Accord — yang menggerakan sepasang rotor dari bahan carbon-Kevlar. Secara teoritis, Martin jetpack bisa membawa penggunanya mengudara hingga 8.000 ft atau 2.438,4 meter.

Namun, kendaraan yang berbahan bakar bensin ini cuma bisa digunakan selama 30 menit. Martin Jetpack akan menghadapi serangkaian tes tahun depan, dan rencananya akan dijual sekitar US$100 ribu atau sekitar Rp 900 juta.

sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/196914-teknologi-terbaik-2010--i-